Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bandar Lampung, M. Teten Rizki Saputra, menyampaikan harapan besar kepada Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, dalam menyambut kepemimpinan baru serta semangat baru. Ia berharap kepemimpinan yang baru ini dapat membawa perubahan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.
Pada momentum pelantikan kepala daerah secara serentak ini, Teten berharap agar Pemerintah Kota Bandar Lampung bisa mempersiapkan diri dengan baik dalam menjalankan tanggung jawab baru, serta melaksanakan amanah besar pada periode kedua ini untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
“Saya mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung yang dilantik pada 20 Februari 2025. Semoga mereka dapat menjalankan amanah dengan baik, dan program-program pemerintah Kota Bandar Lampung dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Teten.
Teten menambahkan bahwa pada periode kedua ini, banyak masyarakat yang menaruh harapan besar agar pola kepemimpinan Walikota dapat memberikan manfaat nyata. Ia berharap program-program yang akan direalisasikan dapat dirasakan langsung dan memberikan dampak positif bagi warga Bandar Lampung.
Namun, melihat kondisi Kota Bandar Lampung belakangan ini, Teten juga menyampaikan sejumlah catatan kritis terkait berbagai permasalahan yang ada, seperti penanganan lingkungan dan infrastruktur yang masih perlu perhatian.
Berikut adalah beberapa catatan kritis yang disampaikan IMM Bandar Lampung kepada Walikota Eva Dwiana:
Penyegaran Armada Truk Pengangkut Sampah
IMM Bandar Lampung meminta agar dilakukan penyegaran armada truk pengangkut sampah yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Hal ini telah banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial yang menunjukkan kondisi truk yang sudah tidak layak untuk digunakan.
Peningkatan Infrastruktur Jalan
IMM Bandar Lampung juga menyoroti banyaknya jalan rusak di Kota Bandar Lampung yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Diharapkan ada perhatian lebih terhadap perbaikan jalan-jalan yang rusak.
Proyek Wisata Kereta Gantung
IMM Bandar Lampung menilai rencana pembangunan wisata kereta gantung di Kota Bandar Lampung tidak perlu dilanjutkan. Proyek ini dianggap hanya membuang anggaran yang seharusnya bisa dialihkan untuk proyek lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Pengrusakan Kawasan Resapan Air
IMM Bandar Lampung menyoroti pengrusakan kawasan resapan air di Bukit Kecapi, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Pengrusakan ini menambah beban dalam upaya mengatasi masalah banjir yang terjadi di kota.
Program Pemerintah yang Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat
IMM Bandar Lampung meminta agar Pemerintah Kota benar-benar menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat atau proyek yang tidak relevan.
Pembangunan JPO Siger Millenial yang Membebani Anggaran
IMM Bandar Lampung juga menyoroti pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Siger Millenial yang menghabiskan anggaran hingga 20,5 miliar rupiah. Proyek ini dipandang sebagai pemborosan anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih mendesak.
Dari keenam poin tersebut, masih banyak hal lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah kota. Teten menegaskan, “Banyak hal yang harus diperbaiki di Kota Bandar Lampung dan ini merupakan kewajiban untuk segera ditangani.”
IMM Bandar Lampung sangat mendambakan perubahan nyata dalam pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan penanganan permasalahan lingkungan. Teten berharap agar semangat baru dalam kepemimpinan Bunda Eva Dwiana dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Bandar Lampung yang lebih maju dan sejahtera.
“Semoga ke depan, dengan semangat baru, Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat lebih melibatkan masyarakat untuk bersama-sama membangun dan mengharumkan nama kota ini,” tutup Teten.
Teten menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal komitmen untuk memenuhi kepentingan umum. Ini adalah tanggung jawab besar yang diemban oleh pemimpin, dan harus dijaga dengan baik demi kesejahteraan bersama.











