Bandar Lampung – DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu tenaga pendidik yang tergabung dalam rombongan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung saat mengikuti kegiatan perjalanan bersama.
Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, memastikan pihaknya akan segera memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta pengurus PGRI Kota Bandar Lampung untuk dimintai keterangan.
Pemanggilan tersebut, menurut Asroni, bertujuan untuk memperoleh penjelasan resmi dan menyeluruh terkait kronologi kejadian, sekaligus memastikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan ketentuan, prosedur, dan aturan yang berlaku.
“Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Kami ingin mendapatkan penjelasan yang jelas dan utuh agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Asroni, Jumat (16/1/2026).
Ia menegaskan, DPRD memandang serius peristiwa tersebut, terutama karena menyangkut keselamatan tenaga pendidik serta kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan pemerintah.
“Keselamatan guru harus menjadi perhatian utama. Hasil dari pemanggilan ini akan menjadi dasar bagi DPRD untuk menentukan langkah lanjutan ke depan,” tegasnya.
Selain itu, DPRD Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait. DPRD meminta seluruh elemen masyarakat untuk menghormati suasana duka dan memberikan ruang kepada keluarga almarhumah.
“Kita jaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan empati kepada keluarga yang ditinggalkan,” tutup Asroni. (Okt)











